Perkembangan zaman saat ini membuat teknologi berkembang sangat pesat, diera digital sekarang membuat manusia tidak lepas dengan teknologi misalnya penggunaan gudget. Dengan adanya teknologi banyak memberikan manfaat bagi pihak-pihak tertentu, termasuk para pelaku bisnis di Indonesia. Para pelaku bisnis bisa menggunakan teknologi sebagai sarana untuk melakukan komunikasi bisnis dengan melakukan promosi dan memasarkan produk bisnis yang dimiliki untuk meningkatkan perekonomian. Salah satu yang menjadi media komunikasi bisnis yang dapat digunakan oleh pelaku bisnis yaitu aplikasi tiktok.
Saat ini aplikasi tiktok tidak hanya sebagai media hiburan saja, tetapi juga bisa digunakan sebagai media untuk mencari informasi yang menyangkut banyak hal dalam komunikasi bisnis misalnya mencari strategi untuk promosi, hal ini dikarenakan popularitas media aplikasi tiktok meningkat diberbagai usia dan kalangan. Aplikasi Tiktok muncul pada saat tahun 2018 dan mulai berkembang pesat dan menjadi budaya baru di Indonesia pada tahun 2020. Pada awalnya kehadiran aplikasi Tiktok sempat menjadi perbincangan publik dan adanya isu pemblokiran aplikasi tersebut oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan alasan aplikasi tersebut memberikan dampak yang negatif bagi anak-anak.
Salah satu yang menjadikan TikTok menjadi trend adalah manfaat yang dirasakan dari TikTok tersebut. Menurut Kahar, A., Wardi, Y., & Patrisia, D (2019) menyebutkan bahwa manfaat dari sebuah situs berpengaruh terhadap pembelian kembali ini sejalan dengan manfaat TikTok bagi kalangan muda yang sangat bermanfaat dari pergeseran offline shop ke online shop. Ini sangat membantu bagi kaum muda dalam promosi UMKM yang mereka lakukan.
Tiktok adalah sosial media yang berbasis video singkat. Saat ini pada aplikasi tersebut menyediakan fitur live streaming, story, bahkan menyediakan fitur yang sangat memudahkan untuk para pelaku bisnis atau UMKM di Indonesia yaitu fitur TikTok Shop. Fitur ini bisa digunakan oleh pelaku bisnis dan UMKM untuk menjual produknya sesuai dengan ketentuan yang ada pada fitur tersebut, dan Bagi para konsumen hanya dengan mengklik keranjang kuning video atau mengikuti live streaming yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh pelaku bisnis sehingga bisa melakukan belanja pada fitur TikTok Shop.
Perusahaan TikTok menjadikan fitur TikTok Shop sebagai solusi dan memberikan peluang usaha bagi siapa saja para pelaku usaha yang ingin fokus pada penjualan secara online. Fitur TikTok Shop bisa kita temukan dibagian profil akun tiktok kita dengan ikon sebuah tas belanja atau keranjang kuning jika ada pelaku bisnis yang sedang memasarkan produknya. Dengan adanya TikTokShop, konsumen bisa berbelanja sama dengan di berbagai e-commerce lain. Konsumen bisa mendapatkan harga yang lebih murah dengan diskon yang lebih besar dan gratis ongkir jika melakukan pembelian saat pelaku bisnis melakukan Live Streaming dengan metode pembayaran yang bisa dilakukan dengan transfer, COD, atau melalui aplikasi e-wallet lainnya sehingga dapat mempermudah konsumen dalam berbelanja. Setelah pemilihan metode pembayaran, mengisi alamat serta identitas dan dilakukan pemesanan maka toko tersebut akan mengkonfirmasi pemesanan konsumen sehingga pelaku bisnis tersebut akan memproses pemesanan, konsumen dapat memantau pesanannya melalui dibagian profil akun TikTok pada bagian “Pesanan Saya” sehingga konsumen dapat mengetahui proses pemesanannya secara update. Oleh karena itulah peranan aplikasi tiktok shop dapat membantu pelaku bisnis dalam membangun bisnis onlinenya.
Selain fitur TikTok Shop ada juga fitur lain yang diberikan oleh aplikasi tersebut yaitu TikTok Shop Affiliate, fitur ini memberikan layanan untuk para konten creator untuk dapat memperoleh penghasilan dengan cara memasarkan produk orang lain melalui aplikasi TikTok tersebut. TikTok Shop Affiliate ini hampir sama dengan seorang reseller pada penjualan online lainnya hanya saja dinamakan sebagai Affiliator dan beberapa proses dalam penjulannya yang berbeda.
TikTok Shop Affiliate juga merupakan media promosi yang menghubungkan antara konten creator dengan penjual, dimana konten creator tersebut mempromosikan produk tersebut dengan cara menyertakan link produk pada konten video yang mereka buat sehingga ketika pengguna aplikasi lain yang tertarik dengan produk tersebut akan mengklik link tersebut dan melakukan pembelian produk, maka dari pembelian melalui link tersebut konten creator akan mendapatkan komisi dari TikTok Affiliate. Selain melalui video, konten creator juga bisa melakukan promosinya melalui akun media yang dimilikinya milsalnya Instagram, Facebook, WhatsApp, dan sosial media lainnya.
Saat ini sudah banyak pelaku bisnis yang mengikuti trend aplikasi TikTokShop dan TikTok Affiliate tersebut untuk memasarkan produknya, bahkan tidak hanya yang memiliki suatu produk tetapi juga bagi yang tidak memiliki produk juga bisa mengikuti promosi di aplikasi tersebut dengan bekerja sama untuk memasarkan produk milik orang lain.
Silviyani, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Program Studi Akuntansi S1, Mahasiswa Universitas Pamulang





