Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lanny Jaya di Sambut Antusias Warga

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lanny Jaya di Sambut Antusias Warga

KABARTODAY,TIOM | Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional bersama Tim Provinsi Papua Pegunungan di Tiom.

Bupati Lanny Jaya

Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim MBG yang telah lama dinantikan pemerintah daerah.
“Kami mendukung penuh program ini untuk meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil. Kami juga berharap 70–80 persen bahan pangan berasal dari produksi lokal agar ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.

Ia juga mengajak gereja, mama-mama, pemuda, dan masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan dapur guna membuka lapangan kerja.

Kepala Regional Papua Pegunungan
Kepala Regional Papua Pegunungan, Wahyu Andi, menjelaskan bahwa Lanny Jaya menjadi kabupaten ketiga yang melaksanakan program MBG setelah Yahukimo dan Jayawijaya.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Di Lanny Jaya akan segera beroperasi enam dapur untuk melayani penerima manfaat,” jelasnya.

Kasatgas 3T Kabupaten Lanny Jaya

Kasatgas 3T, Andi Hendarka, menyampaikan bahwa tahap awal difokuskan pada dapur aglomerasi, sementara sekitar 40 dapur terpencil akan dibangun bertahap.

“Target kami, dapur aglomerasi berjalan bulan ini dan dapur terpencil mulai operasional pada Juni,” katanya.

Koordinator Wilayah Lanny Jaya

Koordinator Wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Herince F. Wenda, menegaskan bahwa menu makanan akan berbasis pangan lokal dan memberdayakan UMKM serta petani setempat.

“Program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 1 Tiom

Kepala SMA Negeri 1 Tiom, Deni Wenda, SE., M.Pd., menyambut baik program tersebut karena dinilai membantu siswa yang sering datang tanpa sarapan.

“Dengan adanya MBG, siswa bisa lebih fokus belajar karena kebutuhan makan mereka terjamin,” ungkapnya.

Yayasan Bagimu Negeri

Perwakilan Yayasan Bagimu Negeri, Ratna Kogoya, S.IP., menyampaikan bahwa enam dapur telah siap beroperasi pada Maret 2026 dengan kapasitas 1.800–2.000 penerima manfaat per dapur.

“Kami prioritaskan bahan pangan dari petani lokal agar perputaran ekonomi tetap di Lanny Jaya,” jelasnya.

Program Makanan Bergizi Gratis diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Lanny Jaya.

(Iskhia Wakerkwa)

Pos terkait