Kabartoday, TIAKUR – Polres Maluku Barat Daya (MBD) menggelar simulasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi. Kegiatan simulasi ini dilaksanakan Rabu (5/11/2025) pukul 09.30 WIT berlokasi di lapangan apel Polres MBD dan dipimpin langsung Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana.
Peserta simulasi ini diikuti oleh personil TNI/Polri dari Polres MBD, personel Brimob Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku, Personil Kodim 1511/Pulau Moa.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten MBD ada pelibatan lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan(Dinkes), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Sosial (Dinsos).
Kegiatan simulasi diawali arahan Kapolres MBD kepada para Kepala Satuan Fungsi (Kasatfung) dan Dinas terkait mengenai narasi dan mekanisme simulasi penanganan “Bencana Tanah Longsor“.
Setelah mendengar arahan, kegiatan simulasi dimulai pukul 10.15 WIT dengan skenario dan pelaksanaan adegan sesuai arahan Kapolres MBD.
SIMULASI
Awalnya, Piket Call Center 110 Polres MBD menerima panggilan dari masyarakat yang menginformasikan adanya bencana longsor di salah satu desa, sebut saja Desa Gelas.
Laporan warga ini kemudian diteruskan operator 110 kepada Perwira Siaga (Pa Siaga) dan dilanjutkan Pa Siaga kepada Kabag Ops Polres MBD.
Laporan kejadian Bencana Alam Tanah Longsor ini kemudian dilanjutkan Kabag Ops ke Kapolres MBD. Mendapat laporan bencana ini, Kapolres langsung memerintahkan Kabag Ops untuk menghubungi Ketua Tim Gabungan Tanggap Bencana Kabupaten MBD untuk ditindak lanjuti.

TIM GABUNGAN
Kabag Ops kemudian menghubungi Ketua Tim Gabungan tanggap Bencana melalui saluran telepon.
Setelah mendapatkan informasi, ketua tim gabungan bencana langsung menginformasikan kejadian ini kepada seluruh tim gabungan dan langsung memobilisasi seluruh kekuatan tim gabungan tanggap bencana.
Pelibatan tim gabungan tanggap bencana antara lain dari Tim Reaksi Cepat ( TRC ) BPBD, personil TNI / Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan ( Tim Medis dan PSC 119 )
TKP BENCANA
Setelah sampai di lokasi, tim gabungan bencana langsung mengamankan area dengan menggunakan Garis Polisi.
Ketua tim gabungan langsung membagi tim menjadi beberapa sektor antara lain, sektor Pencarian dan Penyelamatan (SAR), sektor medis, sektor logistik dan sektor pengungsian.
Setelah dibagi tugas, Tim SAR Samapta dengan sigap menggunakan alat pelacak dan cangkul untuk mencari korban.
Sementara Tim Medis segera bergerak cepat memberikan pertolongan pertama di tempat (stabilitas) sebelum membawa korban ke posko medis atau merujuk ke rumah sakit terdekat.

Untuk warga yang selamat diarahkan ke posko pengungsian dimana Tim Logistik dan Tenaga Kesehatan (Nakes) siap memberikan bantuan dasar.
OPERASI SELESAI
Setelah semua korban berhasil dievakuasi baik yang selamat maupun yang meninggal dunia, operasi dinyatakan selesai.
Tim Gabungan selanjutnya melakukan konsolidasi data korban dan kerusakan, serta memastikan kondisi dilapangan cukup aman dari longsor susulan.
Gelaran simulasi ini ditutup dengan apel evaluasi dengan mengidentifikasi hambatan dan meningkatkan koordinasi antar lembaga dimasa mendatang. Kegiatan berakhir tepat pukul 11.00 WIT.
APEL AWAL
Sebelum simulasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi digelar, kegiatan diawali dengan gelaran apel pukul 09.00 WIT yang dipimpin Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana. Bertindak selaku perwira apel adalah Kabag Ops Polres MBD AKP Julkisno Kaisupy sementara komandan apel adalah IPDA Eric Endrico Parera, yang kesehariannya menjabat Paur Min Ops Polres MBD.

“Tujuan apel siaga tanggap bencana ini adalah untuk mensinergikan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah, TNI-Polri dan stakeholder lainnya dalam menghadapi bencana dan upaya mitigasi bencana baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan kemampuan kita semua dalam menghadapi bencana,” ujar Kapolres MBD saat menyampaikan amanat apel.
Ia katakan apel kesiapan dalam rangka darurat bencana tanggap hidrometeorologi yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan serentak yang dilakukan seluruh jajaran Polri.
AKBP Budhi berpesan kepada jajaran badan penanggulangan bencana baik tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota beserta instansi terkait lainnya dan TNI-Polri, agar terus melakukan mitigasi bencana dengan cara melakukan sosialisasi dan pemberdayaan kepada masyarakat.
“Bahwa penanganan bencana ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja tetapi menjadi tanggung jawab bersama semua pihak, baik TNI-Polri, dan juga para insan pers. Hal ini agar pers dapat memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada seluruh lapisan masyarakat,” tukasnya.
Ia tegaskan, dalam penanganan bencana perlu dibangun kebersamaan dan kerjasama dari seluruh pihak yang terlibat, sehingga dapat mengurangi dampak dan resiko akibat bencana.
“Saya berharap, dengan kegiatan apel siaga tanggap bencana secara terpadu antara Pemerintah, TNI-Polri dan elemen lainnya diharapkan dapat diwujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana dan memberikan rasa yaman kepada masyarakat secara umum. Teruslah berjuang, membangun kerjasama dengan seluruh Stakeholder demi tugas kemanusian yang sangat mulia ini,” harapnya.
TANGGUNG JAWAB
Orang nomor satu di Polres MBD ini jabarkan bahwa paradigma baru penanggulangan bencana yakni dari bersifat responsif, sekarang menjadi preventif (Pencegahan), dari bersifat sektoral menjadi multi sektoral (melibatkan semua komponen), serta dari inisiatif pemerintah menjadi tanggung jawab bersama TNI-Polri, masyarakat dan elemen lainnya.
Karena itulah, Budhi uraikan bahwa upaya pengurangan resiko bencana merupakan hal yang sangat prioritas yakni selalu mengindentifikasi dan meningkatkan peringatan dini kepada seluruh lapisan masyarakat tentang kebencanaan, harus kreatif dan inovatif serta cerdas dalam membangun dan menciptakan budaya keselamatan dan ketahanan di semua tingkatan, serta meminimalisir faktor-faktor resiko yang dapat menimbulkan kerugian serta memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan bencana.
Turut hadir dalam apel ini antara lain Danki 4 Batalyon C Pelopor Brimob Polda Maluku AKP Bernabas Hawu Haba, para Perwira Polres MBD, pimpinan OPD Kabupaten MBD serta tamu undangan lainnya.
Sementara personil apel terdiri dari 1 SST Perwira Polres MBD, 1 SST Kodim 1511/Pulau Moa, 1 SST Brimob Kompi 4 Batalyon C Pelopor, 1 SST Samapta Polres MBD, 1 SST Gabungan Staf Polres MBD, 1 SST Gabungan Sat Intel dan Sat Reskrim Polres MBD, 1 SST Satpol PP Kabupaten MBD, 1 SST Damkar Kabupaten MBD, 1 SST BPBD Kabupaten MBD serta 2 SST Dinas Kesehatan Kabupaten MBD. (IMRAN).


